Archive for March, 2007

Kintamani & jimbaran ,( lunch & dinner Sunset)

Saturday, March 24th, 2007

Setiap wisatawan yg datang ke bali ,mesti dapet mengunjungi kintamani & jimbaran. Dan ada apa di kintamani & jimbaran..

Kalau kita pergi ke kintamani kita bisa makan siang dg santai sambil melihat pemandangan yg sangat indah sekali yaitu ” GUNUNG BATUR & DANAU BATUR” yang sangat populer , dan makanan yg di sajikan berupa buffe atau prasmanan,kalau sebutan di Bali.

kintamani-p1.jpg kintamani-p2.jpg

Pasti nanya harga…,masalah harga ngak begitu mahal bagi orang lokal karena semua makanan bisa di makan dan di jamin puas. Harganya berkisar ”50.000/orang itu termasuk +minum teh ,kopi gratis.

Kalau di ” Jimbaran ” yg terkenal adalah seafood atau ikan bakar ala jimbaran dg sambal bumbu bali yg bisa bikin kita ketagihan.

jimbaran-p1.jpg jimbaran-p2.jpg
Dan masalah harga tidak terlalau mahal karena orang bisnis di sana ,yg penting bisa jualan untung sedikit ngak apalah.. Harga berkisar ,kalau ber 3 kita makan yaa..cukup kurang lebih 300.000 itu sudah puas dan enak banget..

Pokoknya di coba deh..supaya tidak tau namanya saja yg populer dan mari kita rasakan dan nikmati.

Di Bali magic selalu ada yg di sebut dg ” leak

Friday, March 23rd, 2007

leak.jpgKalau udah bicara magic di Bali pasti langsung ingat dengan LEAK. Di film-film leak digambarkan sbg bentuk manusia yg bisa terbang dengan kepala terlepas dari tubuh. Ada juga yg menggambarkan berwajah seram dengan taring dan lidah yg panjang. Macam-macam deh deskripsi orang. Sebelum kita bicara apa itu leak, mari kita lihat magic secara umum (apa yg saya tahu setelah berdiskusi dengan orang-orang yg memahami hal ini). Magic ada 2 yaitu white magic dan black magic. White magic kebanyakan dipelajari untuk penyembuhan dan aktivitas yg bersifat kebaikan lainnya, seperti yg dipelajari oleh para balian (balinese traditional healer), para pendeta, dan para peminat kehidupan spiritual lainnya. Black magic sendiri tidak semuanya jahat. Ada 2 black magic yaitu black magic standard yg dipelajari orang hanya dipakai untuk sendiri, dan black magic yg dipakai untuk usil atau menjahili orang yg disebut aji ugig. Black magic standard umumnya dipelajari hanya untuk fun saja, tidak bertujuan mengganggu orang. Black magic aji ugig adalah magic yg dipakai untuk menyakiti orang, seperti berwujud pelet, teluh, cetik (racun), dll. Ini yg sering kita lihat di film-film dan dalam kenyataannya juga ada. Di Bali juga masih banyak kok yg beraliran aji ugig ini. Malahan jaman sekarang aji ugig adalah bisnis yg menguntungkan banget. Bak pulsa handphone, tersedia berbagai jenis pilihan produk (penyakit) dgn masa berlaku tertentu sesuai harga. Tentunya si pelanggan harus menyiapkan dana yg tidak sedikit, yah hitungannya tujuh digit-lah (jutaan). Kaya materi sih cepat, tapi api neraka udah siap menanti.

Saya sendiri tidak begitu paham apa leak itu sebenarnya. Yg saya pernah saksikan leak itu merupakan api. Tahun 1998 ketika ada pentas tari calonarang yg notabene sarat dgn muatan magic di Art Centre Denpasar oleh sanggar Gases Dps, ada show menarik ttg apa dan bagaimana leak itu oleh beberapa orang yg memiliki ilmu pengleakan. Saya lupa nama orangnya, saat itu ada 2 tokoh terkenal dalam dunia per-leak-an yg menunjukan kebolehannya. Tadinya saya mikir orang itu akan berubah wujud menjadi makhluk jadi-jadian, eh ternyata tidak. Orang yg satu berdiri dengan kepala ditutup kain putih. Sambil melafalkan mantra, tiba-tiba dari kepalanya muncul api yg membakar kain putih tsb. Orang yg satu lagi juga mengeluarkan api selesai melafalkan mantra, bukan dari kepala tapi dari mulut. Leak berwujud api juga saya pernah saksikan saat ada leak gathering (nanti saya tulis artikel tersendiri). Bentuknya yah bola-bola api gitu. Menurut opini saya, leak bisa dikategorikan sbg black magic standard yg pemakaiannya bukan bertujuan menyakiti manusia. Lalu bagaimana dengan cerita orang yg melihat wujud leak dalam berbagai rupa?. Itu tergantung pembawaan orang ybs. Di Bali dikenal istilah darah panas bagi yg tidak bisa melihat perubahan wujud ini sama sekali, dan darah nyem (dingin) bagi yg bisa melihat perubahan wujud tsb. Yg darah dingin juga ada yg melihat perubahan wujud leak menjadi sangat menyeramkan, ada juga yg melihat…yah wujud asli pelakunya. Kakak saya no 2 termasuk kategori melihat wujud asli pelaku, adik saya melihat wujud menyeramkan, dan saya tidak bisa melihat wujud leak sama sekali. Entahlah, sampai sekarang leak adalah fenomena mistis yg diyakini ada dan berkembang di Bali.

Bentrok yg melibatkan massa terjadi lagi di klungkung”Bali

Friday, March 23rd, 2007

Saya sendiri cukup terkejut menyaksikan beritanya di MetroTV ttg kasus adat di Tusan, Banjarangkan, Klungkung ini. Esoknya saya beli koran Bali Post utk mengetahui kejadian yg sebenarnya kayak gimana. Ternyata kasus adat yg sudah berlangsung beberapa tahun lalu tanpa ada solusi kembali memanas. Di desa Tusan ada sekelompok orang (43KK dgn 210 jiwa) yg kebetulan berkasta brahmana tidak mau mengikuti kegiatan adat dengan alasan tertentu. Hal ini membuat ketersinggungan warga desa lain yg tidak menerima sikap kelompok 43 ini. Entah siapa yg memprovokasi (karena berkembang berbagai opini asal muasal bentrokan terjadi), tgl 19 Maret 2007 saat malam Nyepi terjadi pelemparan thd rumah seorang kelompok 43 oleh warga. Tgl 21 maret dini hari sekitar jam 02.00 subuh, terjadi pengerusakan dan pembakaran rumah kelompok 43 oleh massa yg bergerak secara cepat dan tiba-tiba. Alhasil 4 buah rumah hangus terbakar dan 2 sepeda motor juga menjadi arang. Untung aparat Polres Klungkung cepat bergerak sehingga tidak sampai terjadi korban nyawa manusia. Sampai hari ini 210 jiwa kelompok 43 masih mengungsi di Malpolres Klungkung.

klungkung.jpg klungkung1.jpg

Kapolda dan Muspida Klungkung telah melakukan pertemuan dengan kedua kelompok ini. Salut sama Kapolda yg dgn tegas mengatakan bahwa hukum nasional harus tetap ditegakan tapi persoalan adat juga harus diselesaikan secara damai dan dicarikan win-win solution. Melongok 2 tahun ke belakang ini, saya jadi miris melihat tingkah laku saudara-saudara saya yg sesama orang Bali dan satu desa terlibat dalam bentrokan fisik begini. Sudah terjadi sekitar 5 kasus serupa dibeberapa desa yg ujung-ujungnya adalah pengerusakan bangunan. Menurut saya, hal-hal yg menyangkut masalah adat ini lebih baik diselesaikan dengan cara adat yg jelas-jelas sudah ada ketentuan bakunya di Lembaga Musyawarah Adat Bali (LMAB). Kalaupun ada sekelompok orang yg tidak setuju dengan ketentuan adat yg sudah berlaku didesa-nya, silahkan membuat desa adat sendiri dgn tetap melaporkan kepada LMAB dan instansi terkait lainnya. Tentu saja kegiatan adat yg mereka buat tidak boleh menyimpang dari dresta (aturan baku) adat Bali in general. Dan warga desa lain harus merelakan karena itu adalah hak asasi masing-masing individu. Saya pikir ini wujud demokrasi yg adil. Tidak gampang kok membuat sebuah desa adat, syaratnya adalah memiliki pura kahyangan tiga (pura Desa, pura Puseh dan pura Dalem) serta memiliki setra (kuburan) sendiri. Saya bukan ahli dalam masalah hukum adat, tapi sebagai orang Bali saya sangat menyesalkan terjadinya hal begini. Ini adalah tanda memuncaknya jaman Kaliyuga atau jaman kehancuran, dimana manusia 75% telah dikuasai oleh setan dan iblis jahat. Mestinya di jaman Kaliyuga ini manusia harus mempelajari dirinya dengan sifat-sifat Ketuhanan agar terhindar dari sifat-sifat iblis yg justru akan memperparah karma-karma hidup kita. Bukankan kita hidup sbg manusia ini adalah untuk memperbaiki karma buruk menjadi karma baik?? So kenapa harus mengikuti bisikan setan???.

Hari Tumpek wayang di Bali

Friday, March 23rd, 2007

tumpek-wayang.jpgBesok Sabtu 24 Maret 2007 umat Hindu Bali merayakan hari Tumpek Wayang, yaitu sebuah prosesi ritual yg ditujukan kepada Tuhan dengan menghaturkan sesajen kepada segala hal yg berkaitan dengan KESENIAN. Sering kita sebut Art Day yg jatuh setiap Saniscara Kliwon Wayang (210 hari sekali). Seni dalam hal ini bersifat general, mulai dari seni patung, lukis sampai seni tari. Umumnya yg di-celebrate adalah seni tari yg bersifat sakral berupa tapakan barong yg hampir seluruh desa memilikinya. Barong sakral ini walaupun secara bentuk sama dgn barong yg untuk show yaitu jenis barong ket, memiliki fungsi yg berbeda.

barong1.jpg

Barong sakral memiliki spirit suci yg keberadaannya merupakan pelindung desa dan warganya. Karena itu barong sakral ini sering diistilahkan dengan nama Ida Ratu Ayu (untuk yg spirit gendernya perempuan) dan Ida Ratu Gede atau Ida Ratu Anom (utk yg spirit gendernya laki2) Beberapa desa juga memiliki jenis barong lain sebagai sesuhunan (sacred spirit) spt Barong Landung, Barong Macan, Barong Bangkal, dll. Perayaan Tumpek Wayang dilakukan dari pagi sampai sore dengan fokus di pura yg ada dimasing-masing banjar dan pura desa lain yg memiliki tapakan barong. Kalau kebetulan besok anda masih ada di Bali, anda akan menyaksikan banyak sekali ada temple ceremony berkaitan dengan Tumpek Wayang ini.

23 maret 2007 ”Bali hujan sehari”

Friday, March 23rd, 2007

ali hari ini Jumat 23 Maret 2007 diguyur hujan deras. Mulai dari tadi subuh ampe saya nulis artikel ini jam 17.00 kagak berhenti. Intensitas hujan sedang diselingi deras. Sempat tadi siang jam 12-an berhenti sekitar 1 jam. Matahari juga nampak, tapi selanjutnya gelap. Langit mendung banget ampe naik mobil mesti nyalain lampu saking gedenya hujan. Seperti perkiraan sebelumnya yg menyatakan bahwa hujan baru dimulai saat Nyepi ternyata benar. Padahal tahun2 yg lewat Nyepi adalah penghabisan hujan. Kemungkinan hujan masih berlangsung sampai April, jadi yg mau liburan ke Bali mesti siap-siap perlengkapan seperti payung, jas hujan, dll. Cuaca dingin amat yah….iiirrrrhhhh….ampe gemetar ngetik kedinginan oeyy.

Hari raya nyepi berlalu,ogoh-ogoh di bakar…

Monday, March 19th, 2007

bakar-ogoh-ogoh.jpgSelesai sudah hari raya nyepi dan prosesi arakan-arakan ogoh-ogoh sudah di bakar dan di buang supaya tidak menimbul kan hal-hal yg negatif.

Dan saking begitu ramainya di setiap banjar membuat ogoh-ogoh pada malam pengerupukan,jalan-jalan utama menjadi macet total karena di lalui oleh anak-anak muda dan masing - masing banjar untuk mengarak ogoh-ogoh di iringi dg gamelan bali yaitu beleganjur namanya.

Dan ini cerita unik yg ada di banjar saya,yaitu ” banjar tenten” desa pemecutan kelod. Setiap hari raya nyepi banjar kami selalu bikin ogoh-ogoh BABI. Karena dulu pernah sekali tidak bikin ogoh -ogoh babi dan pemuda di banjar saya berkelahi dg pemuda lainnya. Maka semenjak itu dari banjar saya selalu menampilkan ogoh-ogoh BABI.

Dan di samping ogoh-ogoh babi banjar saya juga menampilkan tarian barong yang di sebut barong” Bangkung.

barong.jpg

Dan kisah cerita ini berlalu sudah,karena berlalunya hari raya nyepi dan kita menunggu hari raya nyepi yg akan datang lagi dan saya ucapkan selamat tinggal nyepi day..

Tgl, 14 maret Denpasar Bali di guyur hujan sehari penuh..

Wednesday, March 14th, 2007

Pada tgl 14 maret 2007 ,hujan sehari penuh di wilayah denpasar dan sekitarnya,dan hujan mulai dari pukul 5 pagi sampai menjelang sore hujan masih terasa ,walaupun ngak begitu deras.

Dan bagi pejalan kaki dan yg sedang bepergian walaupun dg agak terlambat sedikit namun tidak sampai merugikan kita semua.

Arak-arakan ogoh-ogoh bagian dari hari raya Nyepi.

Wednesday, March 14th, 2007

ogoh2.jpgSebelum menjelang hari raya nyepei yg jatuh pada 19 maret 2007 ada sebuah tradisi masyarakat bali yaitu mengarak sebuah patung yg terbuat dari kayu,jerami,dan bambu biasa di sebut ” ogoh -ogoh” yg di barengi dg membawa obor.

Makna dari semua itu untuk menetralisir roh - roh jahat yg mengusai alam manusia antara ke baikan dan keburukan.Yang bisa juga di sebut ”Balance of the Word”

Dan kadang-kadang arakan -ogoh-ogoh di lombakan antara banjar satu melawan banjar yg kagi satunya. Nah pada hari H yaitu hari raya nyepi ,smua kegiatan yg ada di bali di tiadakan,termasuk tidak boleh bepergian,menyalakan lampu,memasak,dan bersuara keras-keras.

Dan bagi orang -orang suci yg di sebut pemangku,pedanda,hari raya nyepei bisa di lakuakandg berata penyepian yg sama artinya kita merenungkan diri untuk memahami apa yg telah kita perbuat,di alam semesta ini.

Bunga sebagai sarana sembahyang bagi orang bali

Sunday, March 11th, 2007

bunga.jpgMengenal kata bunga mungkin sudah lazim bagi kita ,namun kalau di bali bunga di pergunakan sebagai simbol atau di pergunakan sebagai perlengkapan sembahyang untuk di haturkan kehadapan ida hyang widi wasa ( tuhan yg maha esa)

Bunga pula bisa mengantarkan kita menuju kedamain di kala kita pergunakan sebagai prasarana alat untuk kita memuja tuhan.

Ada beberapa bunga yg sangat laris di pasar seperti pasar badung & kumbasari yaitu ,cempaka,sandat,dan pacah yg sering di pergunakan oleh orang bali bikin canang kemudian canang itu di jual lagi seperti contoh yg sering kita lihat di pinggir jalan gajah mada denpasar. Karena di pilihnya bunga pacar/pacah ,di samping harganya murah perkilo gram dan juga banyak warna yg tersedia seperti ,putih,merah,ungu.

Selain di pakai canang bunga juga di pakai minyak misalnya minyak yg di spa atau oil spa,karena keharumannya menbawa kenitmatan tersendiri bagi yg memakainya.

Angin mereda dan panas pun akan datang

Sunday, March 11th, 2007

iklim.jpgSampai detik ini hujan mulai mereda dan panas pun terasa sangat menyengat.

Walupun suhu panas tetapi semua aktivitas di bali tetap di lakukan oleh semua penduduk yg ada di Bali.

Mulai dari buruh bangunan,tukang parkir,sopir,guide dan yg lain.

Saya harap cuaca di bali selalu bagus dan tidak mengganggu aktivitas yg ada.